SMA NFBS Bogor Gelar Tes Benchmark EFSET untuk Ukur Kompetensi Bahasa Inggris Santri

BOGOR – SMA Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Bogor melaksanakan Tes Benchmark Bahasa Inggris menggunakan platform EF Standard English Test (EFSET) pada Senin, 2 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri kelas X dan XI sebagai bagian dari program evaluasi pembelajaran bahasa Inggris yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

Tes benchmark ini bertujuan untuk mengukur capaian kemampuan bahasa Inggris santri setelah mengikuti proses pembelajaran selama satu tahun akademik. Selain itu, hasil tes juga menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam penentuan level pembelajaran bahasa Inggris pada tahun akademik berikutnya berdasarkan standar internasional Common European Framework of Reference for Languages (CEFR).

Penanggung Jawab Program Bahasa Inggris SMA NFBS Bogor Usth. Diandra menjelaskan bahwa benchmark test merupakan tahapan penting dalam siklus pembelajaran bahasa Inggris di sekolah. “Di awal tahun para santri mengikuti placement test untuk menentukan level pembelajaran yang sesuai. Sementara di akhir tahun, benchmark test dilaksanakan untuk melihat sejauh mana perkembangan kemampuan bahasa Inggris mereka setelah mengikuti proses pembelajaran selama satu tahun,” jelasnya.

Pelaksanaan tes berlangsung selama 90 menit secara daring melalui platform EFSET yang telah banyak digunakan secara global sebagai alat ukur kemampuan bahasa Inggris. Dalam tes ini, santri diuji pada berbagai keterampilan berbahasa, meliputi kemampuan membaca (reading), menyimak (listening), menulis (writing), dan berbicara (speaking).

Usth. Diandra juga menyampaikan penggunaan EFSET dipilih karena memiliki standar yang jelas dan mengacu pada kerangka CEFR yang diakui secara internasional. “Melalui hasil tes ini, setiap santri akan memperoleh sertifikat yang menunjukkan level kemampuan bahasa Inggris mereka, mulai dari A1 hingga C2. Sertifikat tersebut dapat digunakan sebagai portofolio akademik maupun profesional karena pengakuannya cukup luas,” ujarnya.

Program benchmark bahasa Inggris ini telah menjadi bagian dari rangkaian program pengembangan bahasa di SMA NFBS Bogor selama kurang lebih lima tahun terakhir. Penggunaan EFSET dipilih karena memberikan kemudahan akses, efisiensi biaya, serta tetap memiliki validitas dan reliabilitas yang baik dalam mengukur kemampuan bahasa Inggris peserta.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tujuan utama levelisasi bukanlah untuk memberikan peringkat kepada santri. “Levelisasi dilakukan agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif. Guru dapat menyesuaikan metode pengajaran, materi, dan sumber belajar sesuai kemampuan masing-masing santri sehingga pembelajaran berjalan lebih optimal,” tuturnya.

Dalam menentukan level pembelajaran berikutnya, hasil benchmark test tidak menjadi satu-satunya indikator. Tim guru juga mempertimbangkan perkembangan belajar santri selama satu tahun, hasil akademik di kelas, serta catatan remedial yang dimiliki peserta didik.

PJ English SMA NFBS Bogor juga mengingatkan pentingnya kejujuran dalam mengikuti tes. Menurutnya, hasil benchmark akan memberikan manfaat maksimal apabila benar-benar mencerminkan kemampuan aktual peserta. “Kami berharap seluruh santri mengerjakan tes dengan sungguh-sungguh dan jujur sehingga hasil yang diperoleh dapat menjadi dasar yang tepat dalam menentukan program pembelajaran berikutnya,” katanya.

Melalui pelaksanaan Tes Benchmark EFSET ini, SMA NFBS Bogor terus berkomitmen menghadirkan sistem pembelajaran bahasa Inggris yang terukur, berbasis standar internasional, dan berorientasi pada pengembangan potensi terbaik setiap santri.

Siap Menjadi Bagian dari Keluarga Besar NFBS Bogor?

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) telah dibuka. Mari wujudkan generasi pemimpin yang SMART bersama kami.