fbpx

TEMU ALUMNI, BERADAPTASI DAN BERPRESTASI

TEMU ALUMNI, BERADAPTASI DAN BERPRESTASI

 

Memutuskan untuk menimba ilmu di boarding school tentu bukan hal yang mudah. Hasil survei yang dilakukan pada sesi Begin with The End in Mind, salah satu sesi dalam rangkaian kegiatan Matriks 2020, menunjukkan bahwa >50% peserta didik baru SMA IT NFBS Bogor memilih bersekolah di SMA IT NFBS Bogor karena keinginan orang tua mereka. Memang, sebagian dari peserta didik baru ada yang memilih NFBS Bogor sebagai rumah kedua atas keinginan sendiri, tetapi tentu jumlahnya tak sebanyak dengan alasan yang pertama tadi. Karena itu, panitia telah meracik satu sesi talk show temu alumni dari generasi 1.0 alias lulusan pertama SMA IT NFBS Bogor, Raudha dan Hafia, dengan harapan para peserta didik baru bisa segera beradaptasi dan berprestasi bersama di SMA IT NFBS Bogor.

Terpilihnya Raudha Rizkiafillah dan Hafia Wafda tentu bukan tanpa alasan. Kedua mantan santri generasi pertama ini didapuk sebagai narasumber dalam sesi talk show karena segudang prestasinya. Meski berawal dari keinginan orang tua dan beberapa alasan lainnya, Raudha Rizkiafillah yang dulunya memiliki keinginan bersekolah di SMA negeri di Depok pada akhirnya menimba ilmu di NFBS Bogor. Tidak pasrah, menyerah, atau menyesali keputusannya, Raudha justru menganggap ini sebagai jawaban atas doa-doanya agar dapat diterima di SMA terbaik. Qadarullah Allah menunjukkan NFBS Bogor tercinta sebagai jawabannya. Raudha pun segera menerima kenyataan ini, bergerak, beradaptasi, dan mengeset golnya menjadi mahasiswi jurusan Kedokteran di Universitas Indonesia. Sembari menggenggam cita-cita menjadi dokter dan dapat membangun klinik untuk anak-anak disabilitas, Raudha pun menorehkan banyak prestasi baik di lingkup sekolah maupun luar sekolah. Tak main-main, Raudha berhasil menjadi juara 3 FLS2N pada bidang pembuatan poster putri tingkat Kabupaten Bogor, sering menjadi juara kelas hingga mendapatkan gelar “student of the year” 3 tahun berturut-turut, bahkan mendapat nilai tertinggi seangkatan dan menyandang gelar lulusan terbaik.

Tak kalah dengan Raudha, Hafia Wafda pun tak pernah menyesali keputusannya bersekolah di SMAIT NFBS Bogor. Gadis lemah lembut ini selalu meyakini bahwa keinginan orang tua menyekolahkan anaknya ke NFBS Bogor tentu demi kebaikan putra-putrinya. Bahkan, dalam acara talk show tersebut Hafia mengatakan bahwa tak ada perbuatan seorang anak yang dapat membayar atau mengganti kebaikan orang tuanya. Oleh karena itu, yang dapat dilakukan seorang anak untuk orang tuanya adalah menyenangkan hati keduanya. Cara Hafia untuk membahagiakan orang tuanya adalah menjadi juara kelas dan penghafal Al-Qur’an. Masyaa Allah..

Jadi, apa pun alasan kamu untuk memilih sekolah, jangan lupa segera bergerak, beradaptasi, dan berprestasi! Barangkali ini adalah jalan terbaik yang ditunjukkan Allah untuk kamu. Karena Allah Ta’ala pun telah berfirman,

 

و عسى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وهُوَ خَيْرٌ لكَمْ وَعَسى أَنْ تُحِبُّوْا شَيْئا وهو شرٌّ لكم واللهُ يعلمُ وأَنْتُمْ لا تَعْلمُوْنَ

 

“Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”(QS. Al Baqarah: 216)

 

#Matriks_2020

#Matriks_D3

#Standinghigh_pandemicbye

 

 

 

 

Leave a Reply

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.