fbpx

LIPUTAN PROGRAM SPM-FP  KEMENTRIAN LHK DI NURUL FIKRI BOARDING SCHOOL (NFBS) BOGOR

By December 1, 2021Achievement

NFBS Bogor, Alhamdulillah Senin 29, November 2021 telah dilaksanakan agenda kegiatan berupa pendokumentasian kegiatan Standar Pelayanan Masyarakat pada Fasilitas Publik Pondok Pesantren (SPM-FP PP) khususnya dilingkungan Nurul Fikri Boarding School Bogor bekerja sama dengan Pustanlinghut Kementrian LHK.

 

Standar Pelayanan Masyarakat pada Fasilitas Publik Pondok Pesantren (SPM-FP PP) adalah standar yang direncanakan, dirumuskan, ditetapkan, diterapkan, dinilai kesesuaiannya, dibina dan diawasi, yang bertujuan untuk menyediakan layanan bagi masyarakat pada fasilitas publik dalam rangka peningkatan kualitas lingkungan.

 

SPM-FP merupakan suatu standar yang diamanatkan dari kesepakatan bersama di tingkat global oleh PBB pada Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembanguna Berkelanjutan (TPB) yang salah satunnya adalah  Tujuan 12 yaitu mencapai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab atau lebih dikenal sebagai SCP atau Sustainable Consumption and Production. Ketentuan mengenal SPM-FP sebagaimana diatur dalam Peraturan Mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.90/Menlhk/Setjen/Set.1/11/2016 Tentang Standar Pelayanan Masyarakat pada pos-pos Fasilitas Publik Dalam Rangka Peningkatan Kualitas Lingkungan.

 

Dalam SPM FP PP ini terdari 4 Standar kriteria generik dan  4 kriteria sepesifik yaitu:

Generik

  1. Efisiensi Air
  2. Efisiensi Energi
  3. Efisiensi Material / Bahan
  4. Pengelolaan Sampah

Spesifik

  1. Penghijauan
  2. Pengurangan sampah
  3. Pewadahan sampah spesifik (pembalut bekas)
  4. Pengelolaan sumber daya air

 

SPM-FP PP ini disusun oleh Tim Konseptor yang terdiri dari pengelola pondok pesantren, dinas kementrian terkait dan pusat standarisasi lingkungan hidup kementrian LHK, melalui proses pembahasan dan disepakati oleh komite teknis perumusan Standar Pelayanan Masyarakat pada Fasilitas Publik.

Pondok pesantren merupakan fasilitas publik berupa asrama pendidikan keagamaan Islam. Selain sebagai tempat untuk melakukan aktivitas belajar-mengajar, tidak sedikit pondok pesantren yang menjadi pusat pemberdayaan masyarakat dan pusat dakwah sehingga pondok pesantren sebagai fasilitas publik memiliki potensi mengalami penurunan kualitas lingkungan.

Pengelola pondok pesantren mulai memiliki kesadaran untuk meningkatkan pelayanan pondok pesantren sebagai fasilitas publik, sehingga perlu melibatkan warga pesantren. Pelibatan tersebut dilakukan dengan berbagai upaya perbaikan kualitas lingkungan antara lain dengan adanya komitmen manajemen, penyediaan sarana, informasi dan edukasi. Upaya ini dilakukan untuk mendorong terciptanya perilaku konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab untuk mewujudkan pondok pesantren ramah lingkungan

 

Warga pondok pesantren perlu ikut untuk merawat dan menjaga fasilitas yang tersedia di pondok pesantren. Oleh karena itu,  pengelola pondok pesantren perlu menyediakan sistem manajemen, Informasi dan edukasi yang baik kepada seluruh warga pondok pesantren supaya dapat berperan aktif serta mengimplemtansikan penerapan SPM FP PP ini untuk mewujudkan pondok pesantren yang berwawasan lingkungan.

Dengan adanya program ini Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Bogor berkomitmen untuk menerapkan  Standar Pelayanan Masyarakat pada Fasilitas Publik Pondok Pesantren (SPM-FP PP) dengan sabaik mungkin, beberpa hal  yang sudah diterapkan di NFBS Bogor  diantaranya.

 

Efisiensi Air

Usaha yang dilakukan untuk efisensi air oleh pengelola NFBS Bogor diantaranya, menyediakan sarana sanitair atau kamar mandi di asrama, kelas dan masjid yaitu berupa shower mandi, closet menggunakan doble flusher, pengelola juga membuat media informasi dan edukasi berupa poster poster, stiker stiker himbauan dan ajakan hemat air, serta secara rutin mengajak seluruh warga untuk hemat air, termasuk memodikasi keran tempat wudhu menggunakan keran hemat air, sehingga air mengalir secukupnya untuk wudhu

Efisiensi Energi

Upaya yang dilakukan dalam hal efisiensi energi diantaranya : Program Six to Six  (6 6 ) yaitu Menghidupkan dan mematikan lampu dari pukul 06:00 pagi hingga 06:00 petang di setiap ruangan yang sudah tidak digunakan, 80 % lampu penerangan ruang gedung asrama, kelas dan masjid yang berada dikawasan NFBS Bogor sudah menggunakan lampu light-emitting diode atau sering kita kenal dengan  lampu LED, kita ketahui  bahwa penggunaan lampu LED lebih hemat energi, lebih tahan lama, tidak panas, dan lebih ramah lingkungan.

Selain itu langkah yang dilakukan oleh pengelola NFBS Bogor untuk efisensi energi adalah  pemasangan penerangan jalan umum (PJU) dengan menggunakan Lampu tenaga surya yang tentunya tidak membutuhkan listrik yang dipasok oleh PLN hal ini juga menjadi salah satu upaya dalam menerapkan efisensi energi.

Efisiensi Material/Bahan

Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Bogor berupaya menerapakan sisitem Paperless, Konsep paperless tentunya telah berkembang sejak lama oleh sebagaian kalangan . Meski bukan hal baru, namun beberapa orang masih menganggapnya sebagai hal yang aneh karena, kertas telah menjadi medium utama dalam berkegiatan di masyarakat diantaranya dalam kegiatan  belajar mengajar disekolah. Melalui metode pembelajaran yang dilakukan secara digital diharapkan dapat mengurangi penggunaan kertas itu sendiri.

Hal lain yang dilakukan Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Bogor  kami sudah membangun sistem ujian dengan istilah  Computer based Test (CBT) adalah langkah dan upaya NFBS Bogor dalam rangka efisiensi Material Bahan baku di NFBS Bogor dengan menggunakan sistem CBT ini maka memungkinkan para civitas akademika Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Bogor  mengurangi penggunaan kertas.

Penggunaan Tumbler ( botol minum ) yang dimiliki dan digunakan oleh santri kami saat berada di kelas itu juga sebagai solusi mengurangi penggunaan material gelas plastic sekali pakai

 

Pengelolaan sampah

Informasi dan Edukasi mengenai pengelompokan jenis sampah kami lakukan di Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Bogor  termasuk menyediakan sarana pewadahan sampah secara terpisah dan terpilah antara sampah organik dan anorganik, sehingga diharapkan akan memudahkan membangun perilaku warga NFBS Bogor untuk membuang sampah sesuai jenisnya.

Sampah organik akan dilakukan proses pengkompsan yang nantinya akan dimanfaatkan untuk kegiatan penghijauan di lingkungan Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Bogor , sedangankan untuk sampah non organic maka akan dilakukan penangan khusus oleh petugas kebersihan sebelum diangkut ke TPS terdekat.

Adanya program dan eskul SAINTEK yang di khususkan untuk para siswa bertujuan mengedukasi mereka mengenai pengolahan sampah organik yang di oleh menjadi pupuk cair dan kompos.

 

Penghijauan

Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Bogor sudah melakukan upaya penghijauan secara berkala   dengan menanam beraneka ragam tanaman buah maupun pohon peneduh,  salah satu tujuannya menjaga keasrian di lingkungan NFBS Bogor

Jenis pohon buah yang sudah ditanam sejak akhir tahun 2020 diantaranya adalah buah durian, rambutan, jeruk , mangga , alpukat dan aneka nangka mini yang jumlahnya mencapai 200 pohon buah.

Semua upaya yang telah dijalankan dan di rancang merupakan sebuah upaya yang terus berkesinambungan dalam rangka komitmen dan penerapan menuju nurul Fikri Boarding School  sekolah  ramah lingkungan yang akan membawa manfaat warga NFBS Bogor khususnya dan masyarakat pada umumnya serta untuk menjaga kelestarian alam bumi Allah yang dikaruniakan kepada kita.