SMPIT NURUL FIKRI BOGOR Peserta Terbaik Ke-2 pada Workshop Pemberdayaan Gerakan Literasi Sekolah Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Bogor di ERA Pandemi

By November 30, 2020Artikel

Workshop pembinaan pembudayaan gerakan literasi sekolah jenjang SMP berlangsung pada Rabu-Jumat, 18-20 November 2020. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Bertempat di Cahaya Village Megamendung, kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 75 sekolah swasta se-Kabupaten Bogor. Sekolah-sekolah tersebut merupakan beberapa sekolah swasta pilihan di Kabupaten Bogor. Karena adanya pembatasan sosial, maka kuota keikutsertaan peserta pun dibatasi. Tujuan penyelanggaraaan workshop ini terutama sebagai ajang silaturahmi antar sekolah. “Kita sudah lama tidak bersilaturahmi secara langsung, sembari menuntut ilmu.” tutur Linda panitia dari Disdik Kabupaten Bogor (18/11/20).

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Disdik Kabupaten Bogor Entis Sutisna, S.Pd,MM. Dalam sambutannya beliau menyampaikan “Kegiatan literasi ini penting sebagai landasan siswa dalam membuka cakrawala ilmu lainnya. Indikator terbentuknya atmosphere literasi yang baik terlihat dari ada tidaknya karya siswa dalam berliterasi.” Beliau menekankan pada seluruh peserta agar mampu menerapkan hasil workshop ini di tempat peserta masing-masing bertugas.

Workshop ini kembali mengingatkan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam gerakan literasi sekolah untuk kembali bangun, membangkitkan semangat siswa dalam berliterasi. Kegiatan literasi seringkali menjadi komponen yang luput diperhatikan ketercapainnya. Padahal kegiatan tersebut berdampak dalam pemerolehan pembelajaran siswa di berbagai mata pelajaran. Materi pertama dimulai dari Rabu, 18 November 2020. Materi tersebut mengenai Cara Menulis dan Memublikasikan Opini di Media Daring. Dipandu oleh narasumber yakni Dr. Jejen Musfah, M. A. selaku Dosen Lektor Kepala di UIN Syarif Hidayatullah. Beliau membimbing peserta dalam menulis konten yang kontekstual dengan peserta. Umumnya peserta menuliskan pengalamannya dalam proses pembelajaran di masa pandemi. Tulisan-tulisan tersebut kemudian dihimpun dan di masukan dalam beberapa media daring.

Pada sesi kedua hari Rabu, dilanjutkan dengan materi Penerapan Aplikasi Perpustakaan Digital (Inlislite). Materi tersebut disampaikan oleh Ade Muhammad Sa’ban, S.I.Pust. sebagai Pustakawan sekaligus Supervisor Perpustakaan. Dalam materi ini dijelaskan mengenai pengembangan perpustakaan dalam bentuk aplikasi digital. Kelengkapan perpustakaan digital ini serupa dengan perpustakaan fisik. Mulai dengan fitur-fitur pengisian buku tamu, pencarian katalog, registrasi peminjaman buku, dan lain sebagainya. Aplikasi semacam ini diharapkan mampu meningkatkan minat baca karena akses membaca yang semakin mudah.

Berlanjut pada Kamis, 19 November 2020. Materi 1 diisi oleh Bapak Tri Harjono selaku Redaktur Senior Kompas. Beliau membawakan materi mengenai jenis-jenis tulisan dalam media. Beliau berbagi pengalamannya dalam mengabadikan momen dalam bentuk tulisan. Banyak nilai yang beliau sisipkan dalam materi ini sehingga membuat peserta banyak merefleksikan diri. Beliau berpesan, “Jika kau ingin melihat dunia maka membacalah, tapi jika kau ingin dikenal dunia maka menulislah”. Hal itu menunjukkan betapa pentingnya peranan literasi dalam berbagai aspek kehidupan.

Masih di hari yang sama, materi kedua yakni mengenai pengelolaan perpustakaan sekolah sebagai fasilitas berliterasi. Materi ini disampaikan oleh Dr. Riko Bintari P S.Sos, M.Hum dan Ibu Juznia Andriawan selaku pustakawan dari perpustakaan kementrian pertanian. Beliau menyampaikan bagaimana cara pengelolaan perpustakaan dengan beragam kegiatan yang menunjang peningkatan kegiatan berliterasi masyarakat.

Selanjtnya materi ketiga sekaligus penutup yaitu mengenai Pendidikan Literasi dan Industri 4.0 dari PT. Indotrans Data. Peserta dikenalkan dengan beberapa bahasa pemrograman yang termasuk dalam literasi industri 4.0. Peserta mendapat wawasan baru mengenai perkembangan industri dari masa ke masa yang berkaitan dengan beragam kegiatan berliterasi di dalamnya.

Di Akhir kegiatan, diumumkan peserta terbaik yaitu proaktif dan disiplin dalam seluruh agenda workshop GLS. Dan Dwi Nurfitriani, wakil dari SMPIT Nurul Fikri Bogor menjadi peserta terbaik kedua.

Itulah beberapa rangkaian kegiatan yang terhimpun dala workshop kegiatan literasi jenjang SMP Se-Kabupaten Bogor Tahun 2020. Harapannya, seluruh komponen yang terlibat dan bersinergi menciptakan susasana belajar yang menyenangkan bagi siswa.

Oleh : Ustadzah Dwi Nurfitriani

Leave a Reply