Sabtu, 29 September 2018 SMA Nurul Fikri Boarding School Bogor mengadakan acara workshop literasi dengan tema “Menakhlukkan Dunia Melalui Pena”. Acara yang diberi judul SKRIPSI (Santri Kudu Ngerti Pentingnya Literasi) dihadiri oleh seluruh santri dan guru SMA NFBS Bogor. Workshop tersebut dimaksudkan sebagai gebyar momentum awal agar santri SMA NFBS mengerti dan tertarik tentang dunia literasi.

Menurut salah satu santri tholibah, Lulu Innayatul, “Seminar SKRIPSI ini buat saya bangga dan senang, saya lebih mengetahui keberagaman menulis, dapat ilmu pengetahuan literasi. Insyallah saya mau jadi pembuat novel. Ya walau awalnya ngebosenin, tapi pada saat sesi penulis membawakan acara dan teman-teman santri Tholib dan Tholibah SMA membuat cerpen, curhatan, bikin jadi makin semangat ikutin seminarnya. Saya jadi bisa tanya-tanya terkait menulis. Gak heran juga, penulisnya makin seru bercerita ternyata beliau penulis film ‘Sebelum Iblis Menjemput’ serta menulis novel Ghost Dormitory”.

Untuk itu,  workshop literasi ini menghadirkan penulis muda dan berbakat, Sucia Ramadhani, sebagai narasumber dalam acara ini.  Beliau adalah pegiat literasi sekaligus mahasiswa Univeraitas Indonesia yang sudah menerbitkan hampir 30 buku. Sebagian dari karya beliau sudah difilmkan oleh production house ternama di Indonesia. Dalam workshop tersebut, santri diajarkan untuk menuliskan apa saja yang terbesit dalam pikiran mereka sebagai langkah awal untuk melatih skil menulis mereka.  Langkah ini diambil semata-mata untuk mengajarkan kepada santri bahwa menulis itu mudah karena apapun yang dilihat,  dirasa, atau dialami bisa menjadi bahan tulisan untuk dibaca dan diambil maknanya oleh orang lain. Dengan demikian,  santri akan dengan mudah menebar manfaat kepada orang lain dan lingkungannya melalui goresan pena yang mereka buat.

Menurut, Dedi Setyo Afriyanto, Kepsek SMA NFBS Bogor, workshop literasi ini merupakan kegiatan awal yang nanti akan memicu kegiatan literasi santri lainnya, ada tindak lanjutnya untuk memancing kreativitas santri dalam dunia literasi.

Leave a Reply