fbpx

“Dan Kami jadikan antara mereka (penduduk Saba’ dan antara negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam dan siang hari dengan aman.” (Q.S. Saba’ : 18).

Student Journey adalah salah satu program unggulan NFBS Bogor. Program ini merupakan bagian dari rancangan program di NFBS Bogor yang merupakan rangkaian pengembangan kemampuan santri dalam bidang kepemimpinan. Melalui program inilah para santri diberikan ruang dan kesempatan untuk membuat perencanaan perjalanan menimba langsung dari pakar yang berpengalaman, implementasi perencanaan, melakukan perjalanan sampai dengan membuat reportase hasil perjalanan. Bahkan lebih dari itu, pembiayaan perjalanan pun berasal dari pencarian dana mandiri oleh santri.

Dari awal tahun ajaran di tingkat kedua, santri diminta merancang perjalanan ke negara/wilayah yang mereka inginkan. Lalu mereka melakukan penelusuran tokoh/ahli yang menginspirasi yang dapat dikunjungi serta membuat rancangan kegiatan dan anggaran dana yang dibutuhkan untuk perjalanan selama 7 hari secara berkelompok. Dari sini kemampuan dan skill yang dibutuhkan sudah dibekali sebelumnya. Setelah proposal dipresentasikan ke pihak sekolah mereka diminta menyatukan menjadi satu proposal angkatan dan mereka membuat kegiatan fundrising dan kepanitiaan yang diwakili tiap kelompok Negara. Negara yang dituju untuk angkatan pertama ini meliputi Malaysia, Jepang, dan Australia. Setelah mereka presentasi dan dibekali dengan tehnik fundrising dan presentasi mereka diberi waktu beberapa hari untuk mencari dana keluar.

Dalam program ini juga dilakukan pendampingan setiap negara minimal 1 guru. Jika kegiatan ini dijadikan proyek angkatan yang akan menambah semangat mereka sebagai 1 angkatan diharapkan akan menghasilkan usaha dan fundrising yang maksimal. Karena setiap anak akan mengoptimalkan kemampuannya dalam hal kapasitas dan juga akses perusahaan dari orangtua.

Salah satu pelatihan yang dilakukan untuk mengupgrade kapasitas santri dalam menggalang dana adalah pelatihan fundrising. Kegiatan fundrising ini sendiri dikelola secara profesional sebagai medium untuk kolaborasi kebaikan antara donatur dan pelaksana program. Sehingga harapannya, program-program yang bernilai positif dimasyarakat, dapat disokong oleh pendanaan yang memadai, disisi lain, donatur juga dimudahkan untuk memberikan penyaluran dananya.

“Kesannya seru & asyik banget pada saat acara Pelatihan Fund Raising, Bu Diani Pratiwi sebagai pembicara membuat saya senang karena beliau banyak cerita dari pengalaman-pengalaman yang diberikan.  Background beliau dari lembaga kemanusiaan, jadi pada saat beliau cerita yang sedih saya hampir ikut nangis. Selain itu beliau menceritakan hal yang menarik sekali untuk didengar yaitu, bisa tembus 1 milyar dalam mencari dana di lembaga dompet dhuafa dana tersebut untuk anak-anak yatim. Tidak hanya itu, kami diajarkan bagaimana mencapai target sesuai yang diharapkan. Seperti Cara membuat proposal yang dibuat untuk studi banding ke perusahaan, cara bersikap yang baik, tutur bahasa & kata yang baik. Yang Paling penting jangan mudah menyerah! Terus Fight” Ucap Raudah Santri Sma kelas 11, sambil tersenyum.

Raudah merupakan santri tholibah yang akan berangkat ke Australia dalam perjalanannya dibagi perkelompok, untuk kelompok raudah sendiri yang berangkat ada 5 orang . Dari 1 orang yang berangkat ke australia selama 14 hari ditargetkan dengan dana sekitar 28 jutaan. Tujuan anak-anak santri ke Australia, Maret 2019 nanti ke Islamic Centre dan Sekolah Islam untuk membuat penelitian dan hasil riset pendidikan yang didapat disana akan diberikan ke perusahaan dan NFBS Bogor. (Ustzh Ari & Ustzh Ghia)

 

 

Leave a Reply